Uncategorized

Racikan Oil buat Capek, Pegel, dan Kaku Otot

Siapa yang keluhannya udah seputar pegel linu dan kaku otot?

Aku! Hahaha.. iya aku sering banget ngerasa capek, pegel dan kaku otot. Alasannya macem-macem. Dari yang kurang olah raga, kebanyakan olah raga, kurang tidur atau pun kebanyakan tidur, kelelahan beraktivitas, dan banyak hal lainnya yang memang bikin badan kita kaya capek, kaku, dan pegel.

Dulu, andalanku adalah segala balsem dan olesan-olesan yang buat pegel-pegel itu. Tapi akhir-akhir ini, terutama sejak mengenal essential oil, aku beralih ke racikan EO bikinan sendiri. Aku merasa aromanya jauh lebih wangi, karena bukan aroma bus malam (wkwkwk, maap ya). Selain itu, karena essential oil bikin rileks, jadi kalau abis oles-oles bawaannya ngantuk dan tidurnya pules. Tentu saja, juga karena efektif ngilangin pegel dan kaku otot.

Sebelum aku ngebahas racikan oil yang kubikin sendiri untuk otot, sebenarnya YL juga punya blend oil yang ditujukan untuk otot. Dari yang paling sultan si Panaway, terus ada Aromasiez, Deep Relief, Relieve it, dan Blue Relief. Ada juga single oil yang memang buat otot yaitu Wintergreen. Wintergreen ini kandungannya sama dengan yang dipakai buat balsem otot yang di pasaran, yaitu methyl salicilate. Aromanya pun sama. Meskipun sebenarnya banyak single oil selain Wintergreen yang juga bermanfaat buat bikin otot rileks.

Nah tulisanku kali ini mau ngebahas racikan yang aku bikin sendiri, nyontek dari buku referensi oil yang super lengkap terus aku modifikasi dikit.

Campuran single oil untuk racikan DIY-ku.

Jadi racikanku adalah:

  • Peppermint 5 drops
  • Lavender 5 drops
  • Ginger 5 drops
  • Black Pepper 5 drops
  • Wintergreen 5 drops
  • Carrier Oil/Minyak Nabati untuk campuran di botol 5ml

Racikan ini memiliki manfaat untuk menghilangkan capek dan pegel-pegel, bisa juga untuk kaku otot. Cara penggunaannya dengan langsung dioles di bagian yang pegel dan bisa dengan sedikit dipijat agar lebih rileks. Oya, ini termasuk heavy dilute ya. Bisa diencerkan apabila perlu. Manfaat itu tentu saja di dapat dari oil-oil yang dicampur jadi satu ini. Nah, agar lebih jelas, aku mau uraikan satu-satu manfaat masing-masing oil tersebut ya.

Peppermint (Mentha piperita)

Peppermint merupakan tumbuhan herbal paling tua yang sering digunakan untuk pengobatan, khususnya area pencernaan. Sudah ada banyak studi tentang peppermint ini yang menghasilkan berbagai informasi mengenai manfaat peppermint yang lain, seperti untuk kesehatan sistem pernafasan, liver, dan juga termasuk kemampuan peppermint untuk menciptakan sensasi kenyang setelah makan. Wow. Mantap juga ya..

Peppermint ini masuk ke dalam racikan karena memiliki efek untuk mengurangi nyeri, mengurangi rasa sakit kepala, dan memberikan sensasi panas dingin pada kulit. Nah, karena kebiasaan kita untuk merasakan ala balsam gosok untuk menghilangkan rasa capek, peppermint ini jadi cocok banget ditambahkan ke dalam racikan. Aromanya pun memberikan kesegaran ketika dihirup.

Lavender (Lavandula angustifolia)

Ilmuwan dari Perancis yaitu Rene Gattefosse merupakan orang pertama yang menemukan bahwa lavender mampu membantu regenerasi jaringan dan mengobati luka terbakar ketika beliau mengalami luka bakar di lengannya pada saat laboratoriumnya meledak. Sehingga sampai sekarang Lavender ini banyak menjadi andalan, makanya disebut sebagai Mother of Oil.

Sebagai Mother of Oil, manfaat lavender itu luar biasa banyak dan yang paling utama adalah efek calming yang dimiliki lavender. Calming di sini tidak hanya tentang pikiran, tapi juga kondisi badan, seperti tadi ketika luka bakar maka lavender akan efektif bertindak sebagai anti-inflammatory. Di racikan ini, lavender berfungsi memberikan efek rileks, baik secara oles maupun aromanya. Sehingga ketika kita merasa capek dan lelah, aroma lavender dapat membantu memberikan keseimbangan baru, memberikan rasa santai dan segar kembali, termasuk membantu agar kita bisa memperoleh tidur yang berkualitas ya.

Ginger (Zingiber officinale)

Ginger, selain diketahui manfaatnya untuk pencernaan dan mengurangi rasa mual, juga memiliki manfaat untuk mengurangi nyeri pada otot dan mengurangi rasa sakit ketika rematik. Jadi dengan adanya ginger pada racikan ini, dapat membantu anestesi pada nyeri-nyeri otot yang sering kita rasakan ketika kelelahan.

Black Pepper (Piper nigrum)

Di zaman dahulu kala, black pepper ini nilainya seberharga emas atau perak lho. Banyak cerita peperangan antar suku karena memperebutkan black pepper. Ternyata ya… Sama halnya dengan ginger, black pepper juga memiliki manfaat untuk pencernaan. Nah, tapi selain itu, black pepper memiliki efek analgesik atau mengurangi nyeri, termasuk pada nyeri otot dan syaraf.

Wintergreen (Gaultheria procumbens)

Salah satu molekul utama yang terkandung di dalam wintergreen adalah methyl salicilate yang biasanya kita temukan di balsam/gel gosok untuk otot, misalnya counterpain. Manfaat dari wintergreen adalah properti anti-inflammatory, antispasmodic, dan juga analgesik atau anesthetic. Methyl salicilate memang sering dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan pada otot. So, penggunaan wintergreen pada racikan ini jadi salah satu yang utama.

Seperti yang aku tulis di atas, essential oil yang bermanfaat untuk mengatasi kelelahan pada otot sebenarnya ada banyak banget, tidak hanya yang ada di racikan ini. Bisa saling menggantikan juga lho. Jadi jangan terpaku pada oil-oil itu saja. Justru ketika berkala digantikan, maka bisa jadi akan lebih efektif.

Nah, boleh dicoba ya racikan ini. Boleh dimodifikasi juga. Biasanya aku suka pakai atau oles sebelum tidur, jadi selain mengurangi kaku otot atau rasa capek, pagi-pagi bangun juga jadi lebih seger dan nggak capek.

Selamat mencoba ya!

-myl-

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *