Jantung pisang? Sebelumnya nggak pernah tahu kalau jantung pisang itu bisa dimasak dan dimakan. Aku bukan expert di dapur ya. Aku hanya masak yang aku suka aja hahaha dan selalu nyontek di aplikasi cookpad, meskipun masakan sederhana sekalipun. Nah, masak jantung pisang ini sebenarnya request-nya misua. Dia suka banget tumis jantung pisang dan karena aku ga pernah denger, kupikir ini bakalan ribet. Makanya aku ga pernah mencoba masak si jantung pisang ini.

Eh tiba-tiba pas lagi belanja buah, ada si jantung pisang, dan misua langsung masukkin ke keranjang belanja. Alhasil aku harus langsung cari tahu cara masaknya di cookpad dong hahaha…. Okay, singkat cerita, ternyata ga seribet itu lho dan konon jantung pisang ini enak banget kalau dimasak pakai kecombrang dan cabe ijo. Tapi berhubung baru ngga ada kecombrang, ya mari kita masak jantung pisang cabe ijo saja.

Resep yang aku pakai:

  • 1 buah jantung pisang
  • 8 siung bawang merah
  • 5 siung bawang putih
  • 10 cabai hijau besar
  • 5 cabai hijau keriting
  • secukupnya cabai rawit hijau
  • secukupnya cabai rawit merah kalau suka pedas
  • Garam, lada, gula merah, gula pasir, dan kaldu jamur

Pertama, kupas bagian luar jantung pisang sampai dapat bagian yang putih. Bagian yang merah dibuang saja. Lalu iris dulu jantung pisang dan rebus si jantung pisang ini sampai lunak. Pada saat merebus inilah sekaligus membuang getah jantung pisang. Baiknya nanti langsung dicuci ya panci yang digunakan untuk merebus. Oleskan minyak kalau sudah telanjur kering sih getahnya. Setelah dingin, peras jantung pisang ini agar berkurang airnya.

Iris-iris bawang merah, bawang putih, cabai hijau besar, cabai hijau keriting, cabai keriting merah (sengaja aku tambahin biar agak berwarna gitu), cabai rawit hijau dan merah. Aku cuma pakai cabai rawit merah 3 biji doang, biar ga terlalu pedes.

Kalau mau bahan lengkap tumisan, bisa pakai jahe geprek, laos geprek dan daun salam. Kalau mau lebih lengkap juga, bisa tambahkan tomat hijau, irisan daun jeruk, dan juga pete. Tapi ini semua opsional sih, nggak wajib. Yang wajib yang disebutkan di atas. Itu aja udah enak kok.

Nah, setelah semua sudah diiris, siapkan wajan dan beri sedikit minyak lalu tumis si bawang-bawangan dan cabai-cabaian di atas. Tambahkan si jahe, lengkuas/laos, dan daun salam sekarang kalau ada. Lalu, masukkan si jantung pisang yang sudah diperas tadi. Tumis bersama bumbu-bumbu. Tambahkan garam, lada sedikit, gula merah dan gula pasir, kaldu jamur secukupnya. Boleh juga pakai penyedap rasa lainnya ya. Kalau ga ada jahe, laos, dan daun salam ‘asli’ biasanya saya ganti dengan yang bubuk. Mirip kok hasil akhirnya, tapi memang tetap mantap kalau yang asli sih hahaha….

Karena suka pedas manis, aku tambahin gula merahnya di tumisan jantung pisang ini. Untuk bikin manis, biasanya yang kutambahkan gula merah. Karena kalau gula pasir, biasanya ga nambah manis, lebih ke gurih umami gitu. Tumis terus sampai agak kering ya dan biar meresap juga bumbunya.

Selesai deh si tumis jantung pisang. Cicipi dan koreksi rasa dulu ya, sesuaikan dengan selera kalian. Hasilnya? Ternyata misua suka banget hahaha.. Bahkan udah ga nyari lauk pendamping lainnya. Cukup nasi putih hangat dan tumis jantung pisang yang juga masih hangat. Oya, sekedar tips kecil, kalau ingin cabainya banyak tapi nggak pedas, setelah cabainya diiris bisa dicuci dulu biar biji cabainya rontok. Dijamin, pedasnya berkurang tapi masih ada sensasi makan cabainya.

Selamat mencoba ya!

-myl-

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *